[InteL86.TV] Paluta Ratusan mahasiswa yg mengatas namakan KOMPAK datangi kantor Dinas Pendidikan untuk menyampaikan aspirasi mereka rasa Jum’at 30 September 2022 tepat Hari kesaktian Pancasila”.Mereka hanya mempertanyakan apa yang menjadi jeritan para adik-adik kami yang belajar di tingkat SD ucap mereka yang menyampaikan orasi di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Lawas Utara.
Sesuai orasi yang mereka sampaikan di depan Gedung kantor Dinas Pendidikan, Para mahasiswa menuntut kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Lawas Utara Mundur dari Jabatannya sebagai kepala Dinas Pendidikan Paluta. Adapun tuntutan itu mereka sampaikan kepada awak media dengan adanya dugaan Pungli yang terjadi di Lingkungan Dinas Pendidikan Paluta.
Adapun tuntutan para mahasiswa yaitu Meminta pertanggung jawaban Kepala dinas Pendidikan Paluta Diduga melakukan Pungutan Liar terkait kutipan yang diduga di lakukan kepada seluruh sekolah Dasar (SD) sebanyak 221 sekolah Dasar yang tersebar di wilayah Kabupaten Padang Lawas Utara dengan Jumlah Siswa 31.322 orang
Dengan jumlah sekolah dasar (SD) 231
Adapun Dugaan Pungutan yang di sampaikan Para mahasiswa telah terjadi Pungutan sebesar Rp.10.000,-/siswa di kali 31.322 Siswa Dari sumber Dana BOS yang di salurkan Setiap 4 Bulan Sekali Pencairannya. Menurut Para mahasiswa kepala dinas juga melakukan Tipu Muslihat dalam pelaksanaan Diklat Mate-matika kepada guru Mate-matika.
Hal itu di sampaikan berdasarkan pernyataan salah satu guru yang di intimidasi telah menyebar luaskan Poto Diklat yang di laksanakan melalui Facebook Pribadi salah satu guru. Bagi guru yang menyebar Poto tersebut menurut mahasiswa telah diberikan sangsi oleh dinas pendidikan Paluta.
Menurut para mahasiswa yang menyampaikan orasinya mengatakan kepada wartawan media online intel 86 tv kepala Dinas Pendidikan Paluta Enda Mora Harahap diduga memanfaatkan Jabatannya dengan memperkaya diri sendiri Para mahasiswa meminta kepada Bupati Kabupaten Padang Lawas Utara agar mencopot jabatan kepala dinas Pendidikan serta kepada APH segera mengambil tindakan tegas atas dugaan yang di lakukan Kepala dinas Pendidikan Paluta ujar mahasiswa tsb.
Pewarta: Ongkoe Harahap